Dashboard SATUSEHAT

Dokumentasi Penggunaan Dashboard SATUSEHAT dan Dashboard Klaim SATUSEHAT

Tampilan aplikasi

Dashboard SATUSEHAT menampilkan ringkasan use case, jumlah resource terkirim, data yang perlu ditindaklanjuti, kategori, serta kartu setiap resource.

Dashboard SATUSEHAT

💡 Tips — Mulai dari kartu berwarna kuning

Kartu Perlu tindak lanjut menunjukkan masih ada record yang belum memperoleh ID SATUSEHAT. Gunakan angka belum terkirim sebagai pintu masuk pemeriksaan di menu Monitoring.

Dashboard Klaim SATUSEHAT memusatkan pemantauan kesiapan episode JKN dan resource finansial.

Dashboard Klaim SATUSEHAT

Portal RME SATUSEHAT-JKN menyajikan rekap bulanan sebelum pengguna membuka daftar dan detail episode.

Portal RME SATUSEHAT-JKN

1. Tujuan dan ruang lingkup

Dokumen ini menjelaskan:

  1. cara menggunakan Dashboard SATUSEHAT;
  2. cara menggunakan Dashboard Klaim SATUSEHAT;
  3. arti indikator dan status yang ditampilkan;
  4. asal data pada database dan endpoint REST;
  5. perilaku aplikasi ketika data tersedia, belum lengkap, tidak ada, atau gagal dimuat;
  6. penggunaan portal RME SATUSEHAT-JKN dari Dashboard Klaim SATUSEHAT.

Dashboard SATUSEHAT dan Dashboard Klaim SATUSEHAT memiliki fungsi yang berbeda:

DashboardFokus
Dashboard SATUSEHATRekap seluruh resource/use case SATUSEHAT yang sudah atau belum memperoleh ID resource dari Platform SATUSEHAT.
Dashboard Klaim SATUSEHATKesiapan data pendukung klaim JKN per episode dan kesiapan resource finansial.
Panduan SATUSEHATDokumentasi dashboard, panduan pengisian, dan panduan resource SATUSEHAT yang dapat dibaca langsung dari SIMGOS.

⚠️ Perhatian — Dashboard bukan hasil verifikasi akhir

Dashboard merupakan sarana monitoring. Dashboard tidak menggantikan proses validasi klinis, grouping INA-CBG, verifikasi klaim, maupun pemeriksaan payload FHIR.

2. Hak akses dan keamanan

2.1 Modul

ModulID modulClass frontend
Dashboard SATUSEHAT19190503kemkes.satusehat.dashboard.Workspace
Dashboard Klaim SATUSEHAT19190504kemkes.satusehat.dashboardklaim.Workspace
Panduan SATUSEHAT19190505kemkes.satusehat.panduan.Workspace

Endpoint Dashboard Klaim SATUSEHAT mewajibkan pengguna login dan memiliki privilege modul 19190504.

2.2 Data pasien

Dashboard Klaim dan portal RME SATUSEHAT-JKN dapat menampilkan identitas pasien tanpa masking, termasuk nama, nomor rekam medis, nomor SEP, nomor pendaftaran, dan nomor tagihan. Akses harus diberikan berdasarkan kebutuhan kerja dan kebijakan keamanan rumah sakit.

3. Istilah dan status

3.1 Istilah umum

IstilahArti
ResourceObjek FHIR, misalnya Patient, Encounter, Condition, Observation, Coverage, atau Invoice.
ID resourceID yang diterima dari Platform SATUSEHAT dan disimpan pada kolom id tabel resource di schema kemkes-ihs.
NOPENNomor pendaftaran/episode pelayanan SIMGOS.
NORMNomor rekam medis pasien.
TagihanID tagihan pada modul pembayaran.
Episode klaimKombinasi tagihan utama dan pendaftaran JKN yang dievaluasi oleh view claim_episode_readiness.

3.2 Status pada Dashboard SATUSEHAT

StatusKondisi
Terkirim lengkapAda data dan seluruh record memiliki id SATUSEHAT.
Perlu tindak lanjutAda data, tetapi satu atau lebih record belum memiliki id SATUSEHAT.
Data kosongResource didukung oleh backend, tetapi tidak ada transaksi pada periode yang dipilih.
Statistik belum tersediaResource tercantum pada katalog frontend, tetapi belum memiliki sumber statistik pada backend.
Belum tersediaResource tercantum pada katalog, tetapi backend/use case belum diaktifkan.

3.3 Status kesiapan episode klaim

StatusKondisi
SENT / Terkirim LengkapSeluruh resource wajib sudah memiliki ID SATUSEHAT.
READY / Siap DikirimSeluruh resource wajib sudah SENT atau memenuhi syarat READY, tetapi belum semuanya terkirim.
INCOMPLETE / Belum LengkapMinimal satu resource wajib berstatus MISSING atau INCOMPLETE.
MISSING / Belum TersediaRecord resource yang diwajibkan belum terbentuk.
NOT_APPLICABLE / Tidak DiperlukanResource pendukung tidak memiliki record pada episode tersebut dan tidak menentukan status akhir episode.

Resource wajib untuk menentukan kesiapan episode:

  1. Patient;
  2. Encounter;
  3. Condition/Diagnosis;
  4. Coverage;
  5. Account;
  6. ChargeItem;
  7. Invoice.

Resource pendukung yang ditampilkan tetapi tidak menentukan status akhir:

  1. Procedure;
  2. Observation;
  3. MedicationRequest;
  4. DiagnosticReport.

Bagian A — Dashboard SATUSEHAT

4. Membuka dashboard

  1. Masuk ke modul Kemkes - Satu Sehat.
  2. Pilih menu Dashboard.
  3. Dashboard pertama kali menggunakan tanggal sistem sebagai tanggal awal dan akhir.
  4. Pilih periode kemudian klik Tampilkan.

Endpoint yang dipanggil:

GET /webservice/kemkes/ihs/dashboard/dashboard
    ?PTGL_AWAL=YYYY-MM-DD 00:00:01
    &PTGL_AKHIR=YYYY-MM-DD 23:59:59

5. Cara menggunakan filter dan pengaturan

5.1 Filter periode

  • Tanggal awal dan tanggal akhir wajib diisi.
  • Tanggal awal tidak boleh lebih besar dari tanggal akhir.
  • Klik Tampilkan untuk mengambil ulang data dari server.
  • Tombol Refresh menggunakan periode yang sedang aktif.

Catatan periode:

  • Resource transaksi menggunakan tanggal pendaftaran sebagai EVENT_DATE.
  • Resource master tertentu memiliki EVENT_DATE = NULL dan dihitung sebagai data master keseluruhan, tidak dibatasi periode.

5.2 Auto refresh

  1. Centang Auto.
  2. Pilih interval 15–120 detik.
  3. Dashboard akan memuat ulang data selama halaman masih terbuka.

Gunakan interval yang lebih panjang bila jumlah data besar atau koneksi database terbatas.

5.3 Pencarian, status, dan kategori

  • Cari use case atau resource mencari kode resource, nama resource, kategori, kode transaksi, dan nama transaksi.
  • Status dapat memfilter data yang ada, terkirim, belum terkirim, kosong, atau disembunyikan.
  • Bar kategori membatasi kartu berdasarkan Master Data, Administratif, Klinis, Diagnostik, Farmasi, dan kategori lainnya.
  • Opsi Sembunyikan data kosong menyembunyikan resource dengan total nol.

Filter tersebut bekerja pada data yang sudah diterima frontend dan tidak melakukan query database baru.

5.4 Mode tampilan

ModePenggunaan
RingkasMonitoring banyak resource dalam satu layar.
NormalKeseimbangan antara jumlah kartu dan detail.
DetailKartu lebih tinggi dan lebih mudah dibaca.

5.5 Atur Use Case

Menu Atur Use Case digunakan untuk:

  • menampilkan atau menyembunyikan resource;
  • menandai resource favorit;
  • mengubah urutan kartu;
  • mengembalikan konfigurasi ke kondisi awal.

Pengaturan disimpan sebagai preferensi lokal pengguna/browser. Perubahan ini tidak mengubah data database atau konfigurasi pengiriman SATUSEHAT.

6. Membaca kartu resource

Setiap kartu dapat memuat:

InformasiSumber/perhitungan
TerkirimJumlah record dengan kolom id tidak null.
Same DayJumlah record terkirim dengan tanggal transaksi/kejadian sama dengan tanggal pengiriman ke SATUSEHAT.
Belum terkirimJumlah record dengan kolom id null.
TotalTerkirim + belum terkirim.
Persentaseterkirim / total × 100%. Jika total nol, persentase 0%.
Jenis transaksiRincian transaksi di dalam satu resource, misalnya Condition dibagi diagnosis, keluhan utama, dan anamnesis.
TerakhirSaat ini waktu sinkronisasi terakhir tidak disediakan endpoint dashboard umum.

Klik kartu untuk membuka detail statistik resource. Menu tiga titik dapat digunakan untuk melihat detail, menjadikan favorit, atau menyembunyikan kartu.

6.1 Membuka Monitoring dan mengirim manual

Detail resource menyediakan satu tombol Buka Monitoring. Tombol ini menggantikan dua aksi lama yang fungsinya tumpang tindih. Di dalam Monitoring:

  1. pilih status Belum masuk antrean bila hanya ingin melihat data yang belum dikirim;
  2. klik dua kali atau klik kanan sebuah baris;
  3. pilih Lihat FHIR / Kirim Manual untuk memeriksa payload dan menjalankan pengiriman manual.

Filter Monitoring menggunakan aturan berikut:

Jenis resourcePeriode yang digunakan
Resource transaksi, misalnya Encounter, Condition, Observation, Procedure, ServiceRequest, Composition, dan resource klinis lainRentang tanggal pendaftaran/layanan. Nilai awal adalah hari ini.
Organization, Location, dan PractitionerTidak dibatasi periode karena merupakan master data. Monitoring Organization dan Location menyediakan pencarian sebagian teks berdasarkan refId, nama, alias, atau deskripsi ruangan. Pencarian yang sama tersedia saat Monitoring dibuka dari detail kartu dashboard.
PatientTidak dibatasi periode dan hanya menampilkan record yang id-nya masih kosong. Cari menggunakan NORM atau NIK.
Account dan CoverageTidak dibatasi sendDate. Record yang belum pernah dikirim memiliki sendDate = NULL; memaksakan filter ini akan menyembunyikan data yang justru perlu ditindaklanjuti.

Pilihan Semua status pengiriman berarti parameter send tidak dikirim. Nilai 2 hanya kode pilihan antarmuka, bukan nilai status di database. Status operasional dibaca sebagai berikut:

  • kolom id terisi → Terkirim / memiliki ID SATUSEHAT;
  • id kosong dan send = 1Siap / menunggu dikirim;
  • id kosong dan send = 0Belum masuk antrean.

Jika kartu detail memiliki data tetapi daftar Monitoring kosong:

  1. pastikan status berada pada Semua status pengiriman;
  2. untuk resource transaksi, perluas rentang berdasarkan tanggal pendaftaran/layanan;
  3. hapus kata pencarian nomor pendaftaran/tagihan;
  4. muat ulang Monitoring;
  5. periksa bahwa tabel resource memiliki relasi nopen/refId ke episode yang tanggalnya masuk periode.

Khusus Monitoring Patient, seluruh baris merupakan pasien yang belum memiliki ID SATUSEHAT. Klik dua kali atau klik kanan pasien, periksa payload FHIR, lalu gunakan Cek NIK & Kirim Patient. Sistem menjalankan:

  1. GET /kemkes/ihs/patient?nik={NIK} untuk mencari Patient yang sudah ada;
  2. jika ditemukan, ID SATUSEHAT disinkronkan ke kemkes-ihs.patient;
  3. jika tidak ditemukan, sistem melanjutkan pengiriman Patient baru melalui aksi manual berdasarkan refId;
  4. setelah memperoleh id, pasien tidak lagi ditampilkan pada Monitoring Patient.

Lookup NIK selalu dilakukan sebelum POST untuk mengurangi risiko duplikasi Patient di SATUSEHAT.

7. Asal data Dashboard SATUSEHAT

Alur data:

Tabel resource kemkes-ihs
    → kemkes-ihs.v_dashboard_pengiriman_detail
    → kemkes-ihs.dashboardPengiriman(PTGL_AWAL, PTGL_AKHIR)
    → GET kemkes/ihs/dashboard/dashboard
    → kartu Dashboard SATUSEHAT

7.1 Pemetaan resource utama

Resource/kartuTabel sumber utama
Organizationkemkes-ihs.organization
Locationkemkes-ihs.location
Practitionerkemkes-ihs.practitioner
Medicationkemkes-ihs.medication
Patientkemkes-ihs.patient
Encounterkemkes-ihs.encounter
ConditionBeberapa tabel Condition, dirinci pada bagian 7.2
AllergyIntolerancekemkes-ihs.allergy_intolerance
ObservationBeberapa tabel Observation, dirinci pada bagian 7.2
Procedurekemkes-ihs.procedure, kemkes-ihs.procedure_tindakan_medis
ServiceRequestBeberapa tabel ServiceRequest, dirinci pada bagian 7.2
Specimenkemkes-ihs.specimen
DiagnosticReportkemkes-ihs.diagnostic_report
ImagingStudykemkes-ihs.imaging_study
CompositionBeberapa tabel Composition, dirinci pada bagian 7.2
MedicationRequestkemkes-ihs.medication_request
MedicationDispensekemkes-ihs.medication_dispanse

Tanggal transaksi umumnya diperoleh dengan menghubungkan nopen atau refId ke pendaftaran.pendaftaran.TANGGAL.

7.2 Resource dengan beberapa jenis transaksi

ResourceJenis transaksiTabel sumber
ConditionDiagnosiskemkes-ihs.condition
ConditionKeluhan Utamakemkes-ihs.keluhan_utama_condition
ConditionKondisi Anamnesiskemkes-ihs.condition_anamnesis
ConditionRiwayat Penyakit Dahulukemkes-ihs.condition_riwayat_penyakit_dahulu
ConditionDiagnosis Hasil Patologi Anatomikemkes-ihs.condition_hasil_pa
ConditionPenilaian Tumor TNM/Stadium atau perluasankemkes-ihs.condition_penilaian_tumor
ObservationTanda vital, hasil laboratorium, hasil radiologi, lainnyakemkes-ihs.observation, berdasarkan kolom jenis
ObservationAnamnesis/Riwayat Lainnyakemkes-ihs.observation_anamnesis_riwayat_lainnya
ObservationPemeriksaan EKGkemkes-ihs.observation_pemeriksaan_ekg
ObservationGRACE Risk Scorekemkes-ihs.observation_penilaian_grace_risk_skor
ObservationFaktor Risikokemkes-ihs.observation_faktor_risiko
ObservationPenilaian Nutrisikemkes-ihs.observation_nutrisi
ObservationEPFRAkemkes-ihs.observation_penilaian_epfra
ObservationHumpty Dumptykemkes-ihs.observation_penilaian_skala_humpty_dumpty
ObservationMorsekemkes-ihs.observation_penilaian_skala_morse
ObservationPenilaian Nyerikemkes-ihs.observation_penilaian_nyeri
ObservationMetode Penilaian Nyerikemkes-ihs.observation_metode_penilaian_nyeri
ObservationPersalinan dan bayi baru lahirkemkes-ihs.observation_laporan_persalinan, kemkes-ihs.observation_laporan_persalinan_bayi
ProcedureProsedur Kliniskemkes-ihs.procedure
ProcedureTindakan Mediskemkes-ihs.procedure_tindakan_medis
ServiceRequestPermintaan umumkemkes-ihs.service_request, dikelompokkan dari category FHIR
ServiceRequestJadwal Kontrolkemkes-ihs.service_request_jadwal_kontrol
ServiceRequestPerencanaan Rawat Inapkemkes-ihs.service_request_perencana_rawat_inap
ServiceRequestPemeriksaan EKGkemkes-ihs.service_request_pemeriksaan_ekg
DiagnosticReportJenis laporan diagnostikkemkes-ihs.diagnostic_report, dikelompokkan dari category FHIR
CompositionDokumen klinis umumkemkes-ihs.composition
CompositionResume Mediskemkes-ihs.composition_resume
CompositionLaporan Operasikemkes-ihs.composition_laporan_operasi
CompositionLaporan Persalinankemkes-ihs.composition_laporan_persalinan

7.3 Jika ada data

Jika tabel sumber memiliki record:

  1. record dengan id SATUSEHAT dihitung sebagai Terkirim;
  2. record tanpa id SATUSEHAT dihitung sebagai Belum Terkirim;
  3. transaksi dengan tanggal pendaftaran di luar periode tidak dihitung, kecuali resource master dengan EVENT_DATE = NULL;
  4. kartu dapat menampilkan rincian beberapa jenis transaksi.

7.4 Jika tidak ada data

Ada tiga kemungkinan:

  1. Data kosong
    Resource sudah didukung backend, tetapi tidak ditemukan transaksi pada periode. Stored procedure menambahkan baris NO_DATA dengan total nol agar kartu tetap dapat ditampilkan.

  2. Statistik belum tersedia
    Resource ada pada katalog frontend, tetapi belum terdapat pada view v_dashboard_pengiriman_detail.

  3. Tidak ada kartu setelah filter
    Data mungkin ada, tetapi tersembunyi karena pencarian, kategori, status, opsi sembunyikan data kosong, atau pengaturan use case. Gunakan Reset Filter atau Atur Use Case.

Jika endpoint gagal, dashboard menampilkan pesan Data dashboard gagal dimuat dan tombol Coba Lagi. Kondisi ini berbeda dengan total nol.


Bagian B — Dashboard Klaim SATUSEHAT

8. Kriteria episode yang masuk dashboard

Episode ditampilkan apabila memenuhi seluruh kriteria berikut:

  1. terdapat relasi pada pembayaran.tagihan_pendaftaran;
  2. tagihan-pendaftaran merupakan tagihan utama: UTAMA = 1;
  3. relasi tagihan masih aktif: tagihan_pendaftaran.STATUS = 1;
  4. pendaftaran masih aktif/tidak dibatalkan: pendaftaran.pendaftaran.STATUS <> 0;
  5. terdapat penjamin JKN/BPJS dengan pendaftaran.penjamin.JENIS = 2.

Satu baris episode dibentuk dari kombinasi tagihan dan pendaftaran:

CLAIM_KEY = TAGIHAN_ID:NOPEN

Periode dashboard menggunakan pendaftaran.pendaftaran.TANGGAL.

9. Membuka dan memfilter dashboard

  1. Pilih menu Dashboard Klaim SATUSEHAT.
  2. Periode awal otomatis diisi tanggal pertama bulan berjalan.
  3. Periode akhir otomatis diisi tanggal sistem.
  4. Atur filter dan klik Tampilkan.

Aturan periode:

  • tanggal awal dan akhir wajib diisi;
  • tanggal awal tidak boleh melewati tanggal akhir;
  • rentang maksimal 366 hari.

9.1 Filter

FilterFungsi
Tanggal awal/akhirMembatasi tanggal pendaftaran episode.
Resource finansialMembatasi statistik kesiapan pada Coverage, Account, ChargeItem, atau Invoice.
Status episodeSemua, Belum Lengkap, Siap Dikirim, atau Terkirim Lengkap.
Pencarian episodeMencari tagihan, NOPEN, NORM, nama pasien, SEP, unit, atau penjamin. Maksimal 100 karakter pada API.
ResetMengembalikan periode ke bulan berjalan dan menghapus filter lainnya.

10. Membaca KPI dan grafik

10.1 KPI episode

KPISumber/perhitungan
Total Episode JKNJumlah baris claim_episode_readiness pada periode.
Terkirim LengkapEpisode dengan READINESS_STATUS = 'SENT'.
Siap DikirimEpisode dengan READINESS_STATUS = 'READY'.
Belum LengkapEpisode dengan READINESS_STATUS = 'INCOMPLETE'.

10.2 Grafik kesiapan resource finansial

Grafik menampilkan jumlah episode untuk:

  • Terkirim;
  • Siap;
  • Belum lengkap;

pada resource Coverage, Account, ChargeItem, dan Invoice.

Kesiapan per resource dihitung dari claim_episode_readiness, sedangkan filter Resource finansial dapat membatasi grafik pada satu resource.

10.3 Daftar episode

Daftar episode diurutkan:

  1. Belum Lengkap;
  2. Siap Dikirim;
  3. Terkirim Lengkap;
  4. tanggal pendaftaran terbaru;
  5. nomor tagihan terbaru.

Pagination menggunakan 25 episode per halaman. Field NORM, NOPEN, nomor SEP, dan nomor tagihan dapat disalin melalui ikon copy.

11. Status resource tanpa tabel log khusus

Dashboard tidak mencatat metadata request ke tabel log pengiriman khusus. Status monitoring diperoleh langsung dari tabel resource operasional pada schema kemkes-ihs:

  • kolom id terisi berarti resource sudah memperoleh ID SATUSEHAT;
  • kolom send = 1 dan field wajib lengkap berarti resource siap diproses;
  • record tidak tersedia atau field wajib belum lengkap berarti resource belum siap.

Dashboard tidak menampilkan jumlah percobaan, durasi respons, HTTP status, tren request, atau riwayat kegagalan. Untuk investigasi teknis transaksi tertentu gunakan mekanisme troubleshooting integrasi yang berlaku di instalasi rumah sakit.

12. Asal data Dashboard Klaim SATUSEHAT

12.1 Ringkasan sumber utama

InformasiSumber
Daftar dan status episodekemkes-ihs.claim_episode_readiness
Relasi tagihan/episodepembayaran.tagihan_pendaftaran
Data pendaftaranpendaftaran.pendaftaran
Identitas pasienmaster.pasien
Unit pelayananpendaftaran.tujuan_pasien, master.ruangan
Penjamin dan SEPpendaftaran.penjamin, master.referensi
Tanggal pulanglayanan.pasien_pulang
Nilai grouping INA-CBGinacbg.hasil_grouping
Deskripsi INA-CBGinacbg.inacbg, inacbg.tipe_inacbg
Billingpembayaran.tagihan
Kesiapan Patientkemkes-ihs.patient
Kesiapan Encounterkemkes-ihs.encounter
Kesiapan Conditionkemkes-ihs.condition
Kesiapan Coveragekemkes-ihs.coverage
Kesiapan Accountkemkes-ihs.account
Kesiapan ChargeItemkemkes-ihs.charge_item
Kesiapan Invoicekemkes-ihs.invoice
Resource pendukungkemkes-ihs.procedure, observation, medication_request, diagnostic_report

12.2 Cara menentukan status resource wajib

Secara umum:

  • record tidak ada → MISSING;
  • seluruh record memiliki idSENT;
  • seluruh record sudah terkirim atau memenuhi field wajib dan send = 1READY;
  • kondisi lainnya → INCOMPLETE.

Patient pada view saat ini hanya dinilai MISSING, SENT, atau INCOMPLETE; tidak memiliki kondisi READY.

12.3 Jika ada data

  • KPI episode dan grafik kesiapan diisi dari view kesiapan.
  • Daftar episode menampilkan identitas dan alasan kekurangan.
  • Double click atau aksi detail membuka kesiapan per episode.
  • Tombol RME SATUSEHAT-JKN membuka portal RME.

12.4 Jika tidak ada data

BagianPerilaku
KPI episodeBernilai 0.
Grafik kesiapanMenampilkan “Belum ada data resource”.
Daftar episodeKosong dan total menunjukkan 0 episode.

Jika data seharusnya ada tetapi daftar kosong, periksa:

  1. periode berdasarkan tanggal pendaftaran;
  2. tagihan_pendaftaran.UTAMA = 1 dan STATUS = 1;
  3. pendaftaran.pendaftaran.STATUS <> 0;
  4. keberadaan pendaftaran.penjamin.JENIS = 2;
  5. filter status dan pencarian;
  6. isi view kemkes-ihs.claim_episode_readiness.

Jika request API gagal, aplikasi mengosongkan daftar episode dan menampilkan pesan kegagalan. Kondisi ini berbeda dengan respons sukses berisi data: [].


Bagian C — Portal RME SATUSEHAT-JKN

13. Membuka portal

Portal dapat dibuka dengan:

  1. tombol RME SATUSEHAT-JKN pada header Dashboard Klaim;
  2. membuka sebuah episode dari daftar;
  3. tombol RME SATUSEHAT-JKN pada jendela detail episode.

Jika dibuka dari episode, portal langsung menampilkan episode tersebut tanpa memerlukan pencarian ulang.

14. Tingkatan tampilan portal

14.1 Rekap bulanan

Sumber: endpoint claimdashboard/monthly dari view claim_episode_readiness.

Informasi:

  • total klaim rawat jalan/rawat inap;
  • RME lengkap berdasarkan Patient dan Encounter yang sudah terkirim;
  • nilai klaim;
  • total billing.

Jika tidak ada episode pada periode, rekap bulanan kosong.

14.2 Daftar episode

Sumber: endpoint claimdashboard/readiness.

Pengguna dapat mencari nama pasien, RM, SEP, tagihan, atau pendaftaran. Pilih episode untuk masuk ke detail.

Daftar episode Portal RME menggunakan data uji

Informasi yang tersedia pada daftar episode:

  • periode aktif, total episode, rawat jalan, rawat inap, RME lengkap, belum lengkap, dan nilai klaim;
  • nama pasien, nomor RM, nomor SEP, NOPEN, nomor tagihan, INA-CBG, jenis rawat, LOS, tanggal pulang, dan unit;
  • status kelengkapan RME;
  • pencarian episode dan filter Status RME;
  • tombol panah pada ujung baris untuk membuka detail episode.

ℹ️ Catatan — Capture menggunakan data uji

Capture portal pada panduan difilter menggunakan pasien PASIEN TEST CETAKAN. Nomor RM, SEP, episode, dan tagihan yang terlihat merupakan data pada lingkungan demo. Ganti atau blur kembali bila capture digunakan di luar dokumentasi internal.

14.3 Detail episode

Tab/sectionSumber data
Klaim & Billingclaim_episode_readiness, inacbg.hasil_grouping, inacbg.inacbg, medicalrecord.diagnosa, medicalrecord.prosedur, pembayaran.tagihan
Dokumen Klaim ElektronikTabel Composition resume/operasi/persalinan dan ServiceRequest perencanaan rawat inap
RME KlinisTabel resource klinis pada schema kemkes-ihs, dimuat secara lazy loading
Charge Itemskemkes-ihs.charge_item berdasarkan tagihan
Kesiapan ResourceStatus wajib dan pendukung dari claim_episode_readiness

Detail episode pada Portal RME

Bagian kepala detail episode menampilkan:

  • identitas dan demografi pasien;
  • nomor RM, SEP, episode, dan tagihan;
  • jenis rawat serta unit pelayanan;
  • status RME, jumlah resource siap, dan persentase kelengkapan;
  • tombol Lihat Kesiapan dan Refresh Episode.

14.4 Klaim dan billing

  • Diagnosis hanya mengambil medicalrecord.diagnosa dengan STATUS = 1 dan INACBG = 1.
  • Diagnosis di-group berdasarkan kode.
  • Diagnosis primer ditampilkan pertama, diagnosis sekunder diurutkan berdasarkan kode.
  • Prosedur hanya mengambil medicalrecord.prosedur dengan STATUS = 1 dan INACBG = 1.
  • Prosedur di-group dan diurutkan berdasarkan kode.
  • Deskripsi INA-CBG diambil sesuai versi grouping bila tersedia, kemudian menggunakan versi terbaru sebagai fallback.
  • Billing dibaca dari kolom kelompok tarif pada pembayaran.tagihan.

Jika data tidak ada:

  • INA-CBG/deskripsi ditampilkan -;
  • daftar diagnosis atau prosedur menampilkan empty state;
  • billing menampilkan nol atau pesan rincian billing belum tersedia.

14.5 RME Klinis

Data klinis besar tidak dimuat bersama detail awal. Data diambil ketika tab RME Klinis dibuka:

GET /webservice/kemkes/ihs/claimdashboard/clinical
    ?NOPEN={nomor_pendaftaran}
    &SECTION=ALL
    &start=0
    &limit=25

Pengelompokan:

SOAPResource
SubjectiveClinicalImpressionAnamnesis, ConditionAnamnesis, AllergyIntolerance
ObjectiveObservation, DiagnosticReport, QuestionnaireResponse
AssessmentCondition, ClinicalImpressionDiagnosa
PlanProcedure, MedicationRequest, MedicationStatement, ServiceRequest, DeviceRequest, CarePlan, ProcedureTindakanMedis

Seluruh section default tertutup dan dibuka manual. Tombol navigasi membuka section tujuan. Semua Resource Klinis merupakan grid terpisah di bawah section SOAP.

Jika section tidak memiliki data, portal menampilkan keterangan bahwa resource tidak ditemukan pada episode. Tombol Muat Lebih Banyak muncul bila belum seluruh resource dimuat.

Tab RME Klinis pada Portal RME

Gunakan navigasi Encounter, Perjalanan Perawatan, Subjective, Objective, Assessment, Plan, dan Semua Resource untuk berpindah bagian. Angka di samping nama bagian menunjukkan jumlah resource yang tersedia.

14.6 Kesiapan Resource

Tab Kesiapan Resource merangkum resource wajib dan pendukung untuk episode yang sedang dibuka.

Kesiapan resource pada Portal RME

InformasiArti
JenisWajib menentukan kesiapan episode; Pendukung memberi informasi tambahan.
Jumlah DataJumlah record lokal yang ditemukan pada episode.
TerkirimJumlah record yang sudah memperoleh ID SATUSEHAT.
LengkapResource tersedia dan sudah terkirim.
SiapData lokal tersedia tetapi belum seluruhnya terkirim.
Belum TersediaResource wajib belum terbentuk.
Tidak DiperlukanResource pendukung tidak memiliki data pada episode dan tidak menghambat status akhir.

Gunakan tab ini untuk menentukan resource mana yang harus diperbaiki lebih dahulu. Setelah perbaikan atau sinkronisasi, pilih Refresh Episode agar status terbaru dimuat kembali.

15. Laporan terkait

Modul Laporan SATUSEHAT menggunakan jenis laporan 22. Pengguna memilih periode, filter yang relevan, dan jenis dokumen sebelum memilih laporan.

LaporanSumber utamaFilter utama
Laporan Kesiapan Episode Klaim SATUSEHAT-JKNkemkes-ihs.claim_episode_readinessPeriode, status episode, resource, jenis rawat
Laporan Rekap Dashboard SATUSEHATkemkes-ihs.v_dashboard_pengiriman_detailPeriode

Jika laporan kesiapan kosong, periksa kriteria episode JKN pada bagian 8. Laporan Rekap Dashboard SATUSEHAT tetap menghasilkan baris DATA KOSONG untuk resource backend yang tidak memiliki transaksi pada periode.

Pada Laporan Rekap Dashboard SATUSEHAT, kolom Same Day menghitung resource yang sudah memiliki ID SATUSEHAT dan tanggal pengirimannya sama dengan tanggal transaksi/kunjungan (DATE(SEND_DATE) = DATE(EVENT_DATE)). Resource master tanpa tanggal transaksi tidak dihitung sebagai Same Day.


Bagian D — Referensi API dan pemeriksaan teknis

16. Endpoint REST

EndpointFungsi
GET kemkes/ihs/dashboard/dashboardStatistik Dashboard SATUSEHAT.
GET kemkes/ihs/claimdashboard/dashboardKPI episode dan kesiapan resource finansial klaim.
GET kemkes/ihs/claimdashboard/readinessDaftar kesiapan episode dengan paging.
GET kemkes/ihs/claimdashboard/monthlyRekap episode per bulan.
GET kemkes/ihs/claimdashboard/episodeDetail satu episode berdasarkan NOPEN dan opsional tagihan.
GET kemkes/ihs/claimdashboard/clinicalResource klinis per section dengan paging/lazy loading.

17. Query pemeriksaan

17.1 Dashboard SATUSEHAT

CALL `kemkes-ihs`.dashboardPengiriman(
    '2026-01-01 00:00:01',
    '2026-01-31 23:59:59'
);

Memeriksa transaksi detail:

SELECT RESOURCE_TYPE, TRANSACTION_CODE, NAMA_TRANSAKSI,
       SUM(RESOURCE_ID IS NOT NULL) TERKIRIM,
       SUM(RESOURCE_ID IS NULL) BELUM_TERKIRIM,
       SUM(RESOURCE_ID IS NOT NULL
        AND EVENT_DATE IS NOT NULL
        AND SEND_DATE IS NOT NULL
        AND DATE(EVENT_DATE) = DATE(SEND_DATE)) SAME_DAY,
       COUNT(*) TOTAL
FROM `kemkes-ihs`.v_dashboard_pengiriman_detail
WHERE EVENT_DATE IS NULL
   OR EVENT_DATE BETWEEN '2026-01-01 00:00:01' AND '2026-01-31 23:59:59'
GROUP BY RESOURCE_TYPE, TRANSACTION_CODE, NAMA_TRANSAKSI;

SAME_DAY berarti resource sudah terkirim dan tanggal kejadian/transaksi sama dengan tanggal pengiriman ke SATUSEHAT. Master data tanpa EVENT_DATE tidak dihitung sebagai Same Day.

17.2 Kriteria episode klaim

SELECT TAGIHAN_ID, NOPEN, NORM, NAMA_PASIEN, NO_SEP,
       READINESS_STATUS, MISSING_REASONS
FROM `kemkes-ihs`.claim_episode_readiness
WHERE TANGGAL_PENDAFTARAN
      BETWEEN '2026-01-01 00:00:00' AND '2026-01-31 23:59:59'
ORDER BY TANGGAL_PENDAFTARAN DESC;

18. Panduan interpretasi masalah

TemuanKemungkinanPemeriksaan
Dashboard SATUSEHAT total nolTidak ada transaksi pada periode atau resource master kosong.Periksa view detail dan tanggal pendaftaran.
Ada record lokal tetapi “Belum Terkirim”Kolom id pada tabel resource masih null.Periksa proses generate/kirim resource dan respons SATUSEHAT.
Statistik belum tersediaResource hanya terdapat pada katalog frontend.Periksa apakah resource sudah ditambahkan ke view dashboard.
Episode JKN tidak munculTidak memenuhi kriteria tagihan utama/aktif/JKN.Periksa relasi tagihan, pendaftaran, dan penjamin jenis 2.
Episode Belum LengkapMinimal satu dari tujuh resource wajib belum siap.Baca MISSING_REASONS dan tab Kesiapan Resource.
Episode Siap DikirimSeluruh resource wajib tersedia/valid, tetapi belum semua memiliki ID SATUSEHAT.Periksa status per resource dan jalankan proses pengiriman yang berwenang.
Data dashboard gagal dimuatGangguan endpoint, autentikasi, privilege, database, atau query.Periksa Network, respons API, log aplikasi, dan hak akses.

Dokumen ini mengikuti implementasi pada branch pengembangan saat dokumen dibuat. Jika struktur tabel, definisi kesiapan, atau daftar resource berubah, pemetaan sumber data dan definisi status pada dokumen ini harus ikut diperbarui.